administrasi mandiri
self-administration
Ringkasan Singkat
Tindakan mengambil obat atau zat oleh individu itu sendiri, atau prosedur dalam penelitian hewan untuk mempelajari efek penguatan dari suatu zat.
Administrasi mandiri (self-administration) dalam konteks medis manusia berarti pasien mengambil obatnya sendiri (seperti menyuntikkan insulin). Namun, dalam psikologi eksperimental, istilah ini paling sering merujuk pada model penelitian kecanduan pada hewan. Dalam prosedur ini, hewan (seperti tikus) dilatih untuk melakukan tugas tertentu (misalnya menekan tuas) agar bisa menerima dosis obat melalui kateter.
Model administrasi mandiri dianggap sebagai standar emas dalam mempelajari potensi penyalahgunaan obat karena meniru perilaku mencari obat pada manusia. Jika hewan terus menekan tuas untuk mendapatkan obat tersebut, maka zat tersebut dianggap memiliki efek penguatan (reinforcing) yang positif. Penelitian ini membantu para ilmuwan memahami sirkuit dopamin di otak yang mendasari kecanduan dan menguji efektivitas pengobatan baru untuk membantu orang berhenti menggunakan narkoba.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Panlilio, L. V., & Goldberg, S. R. (2007). Self-administration of drugs in animals and humans as a model and an investigative tool.
- APA Dictionary of Psychology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.